PROGRAM STUDI SARJANA (S1)

Industrial Engineering × Halal Supply Chain

Design the System. Assure the Integrity. Deliver the Value. Mempersiapkan sarjana teknik yang menguasai perancangan, perbaikan, dan instalasi sistem terintegrasi yang mencakup manusia, mesin, material, informasi, dan energi berbasis teknologi cerdas serta integritas karakter.

Industrial Engineering × Halal Supply Chain
Future-Ready Industrial Engineer

Build Smarter, Trusted & Sustainable Supply Chains

Kuasai Data Analytics, AI, ERP, IoT, Procurement, Quality, Logistics, dan Halal Value Chain untuk menyelesaikan persoalan nyata di industri modern.

Build Smarter, Trusted & Sustainable Supply Chains
From Classroom to Industry

More Than a Degree. Become an Industry Problem Solver, with Character

Belajar melalui industry project, practical training, integrated laboratory, Industry Residency, dan capstone project untuk membangun kesiapan karier sebagai engineer, supply chain professional, consultant, maupun entrepreneur dengan menggabungkan keunggulan kecerdasan emosional dan spiritual untuk menghasilkan insinyur yang adaptif, solutif, dan beretika profesional tinggi.

More Than a Degree. Become an Industry Problem Solver, with Character
146 SKS
Kurikulum BKSTI Terintegrasi Karakter 165
14
IISE Industrial Engineering Body of Knowledge
3 Konsentrasi
Supply Chain, Halal, Quality
3 Sertifikasi
Supply Chain Management, Auditor Halal, K3 Umum, Public Speaking
← Kembali ke Beranda
PENGUMUMAN AKADEMIK RESMI

Pendaftaran Program Magang Industri Bersertifikat (MBKM Manufaktur)

Tanggal Pengumuman: 05 Agustus 2026 • Sekretariat Prodi S1 Teknik Industri UAG

Peluang magang 1 semester penuh di perusahaan mitra manufaktur otomotif, logistik, dan FMCG.

Program Studi Teknik Industri UAG membuka seleksi program Magang Industri Bersertifikat (MBKM) untuk mahasiswa semester 5 dan 6. Mitra industri yang tersedia meliputi industri perakitan otomotif, penyedia solusi rantai pasok global, dan perusahaan FMCG nasional. Mahasiswa yang lolos seleksi akan terlibat langsung dalam proyek efisiensi lini produksi (Kaizen project) dengan konversi beban studi hingga 20 SKS.